CUCI

Cerita

Berawal dari Kaus Kaki yang Hilang, Lahirlah Laundry Ini

Kami membuka laundry karena lelah kehilangan pakaian dan menemukan baju luntur. Begini aturan sederhana yang kami pegang sejak hari pertama.

4 menit baca Tim kami

Berawal dari Kaus Kaki yang Hilang, Lahirlah Laundry Ini

Cerita kami dimulai dari hal yang terdengar sepele: kaus kaki yang tidak pernah kembali. Setelah beberapa kali kehilangan pakaian dan sekali mendapati kemeja putih berubah warna di laundry lain, kami berpikir, harusnya ada cara yang lebih baik.

Aturan yang lahir dari pengalaman buruk

Kami menulis daftar hal yang kami inginkan dari sebuah laundry, lalu menjadikannya aturan kerja.

  • Setiap pakaian dihitung saat dijemput, dan dicocokkan lagi saat diantar.
  • Satu mesin untuk satu pelanggan, supaya tidak tercampur.
  • Warna terang dan gelap selalu dipisah.
  • Noda membandel dicek sebelum dicuci, bukan sesudahnya.
  • Pelanggan mendapat kabar lewat WhatsApp saat cucian siap.

Hal kecil yang berdampak besar

Mesin kami bersihkan setiap hari, karena sisa deterjen dan debu dari cucian sebelumnya bisa menempel pada pakaian berikutnya. Setrika uap kami pilih agar hasilnya rapi tanpa membuat bahan cepat aus.

Pelanggan pernah bercerita bahwa ia rela menunggu giliran demi satu hal: kemejanya kembali dengan kancing lengkap dan lipatan yang pas. Pesan itu mengingatkan kami bahwa pekerjaan sederhana pun bisa bermakna jika dikerjakan teliti.

Terus berkembang

Dari awalnya hanya cuci kiloan, kini kami melayani jas dan kebaya, bed cover, sepatu, hingga karpet dan gorden. Meski layanannya bertambah, prinsipnya tidak berubah: bersih, teliti, dan tepat waktu.

Hingga kini, kami masih terus belajar dari setiap keluhan dan masukan pelanggan. Kalau ada pakaian yang kurang sempurna hasilnya, kami lebih suka diberi tahu agar bisa memperbaikinya dan mencegah kejadian serupa. Dari kebiasaan terbuka itulah standar kerja kami terus naik, dan pelanggan merasa dihargai sebagai bagian dari perjalanan laundry ini.

Kami berharap setiap pelanggan merasa tenang begitu menyerahkan cucian, karena itulah tujuan awal kami membuka usaha ini.

Kalau kamu ingin merasakan laundry yang memperlakukan pakaianmu seperti miliknya sendiri, hubungi kami lewat WhatsApp. Kami siap menjemput cucianmu.

Baca juga

Artikel lainnya

Semua artikel
Demo #769 · Laundry Gaya Huruf — semua isi bisa diganti
Template lain Pakai ini